2014

Senja ini langit mendung, tapi tak juga hujan. Saya sembari menunggu maghrib menjelang, nangkring di sebuah warung angkringan di daerah kampus terbesar di kota ini. Minuman hangat dan hidangan sederhana nan menggoda, serta akses wifi gratisan cukup membuat saya jatuh cinta. Tentu saya mau ikutan membahas tahun baru yang sebentar lagi menjelang. Hitungan jam. Di… Read more 2014

Pisah

Lanjutan kemarin soal perpisahan teman kantor yang terkena mutasi, kali ini saya cuman mau majang hasil coretan saya.. Hahahahaha!

Kasual

Minggu depan, kantor tempat saya nitip awak golek upa¬†akan mengadakan acara perpisahan bagi kawan-kawan yang terkena mutasi ke kantor lain. Mutasi adalah hal yang lumrah dan jamak terjadi di instansi saya, mengingat kantor instansi saya itu tersebar di seluruh nusantara, meski secara jumlah masih kalah dengan minimarket yang juga berlambang lebah itu. Nah, karena mutasi… Read more Kasual

Ekonomi

Saya punya kawan. Dulu satu SMU (iya, kala itu masih pake istilah SMU), dan masih komunikasi hingga sekarang. Kawan saya ini bermatapencaharian di terminal bus. Dan saya sering mampir untuk sekadar beranjangsana dan ngobrol ngalor ngidul. Semalam, di tengah obrolan kami soal rancang bangun sepeda ontel dan sepeda motor yang sama-sama kami geluti, tiba-tiba obrolan… Read more Ekonomi

Jazz

Bicara soal musik saya dan dua kawan kantor saya, Mas Lanting dan Mbah Didik itu mempunyai selera yang berbeda-beda meski masih ada benang merahnya. Mbah Didik itu penyuka pop (dan sedikit campur rock) lokal macam Dewa (baik yang pake 19 ataupun tidak), Ada Band, Kerispatih dan tentu saja Ari Lasso. Meski belakangan teracuni dengan lagu-lagu… Read more Jazz

Rasa

Saya itu orang yang tidak lucu, tidak lahir dengan bakat untuk melucu. Sehingga harus belajar dan berusaha keras untuk sekadar melucu. Makin berat ketika tersadar bahwa kadar kelucuan itu berbeda-beda bagi masing-masing orang. Apa yang menurut saya lucu, bisa jadi tidak bagi yang lain. Begitu pula sebaliknya. Siapakah yang dapat menjelaskan dengan memuaskan apa yang… Read more Rasa

Hantu

Semenjak ditinggal mudik anak dan istri saya ke Gorontalo, saya sering menghabiskan senja saya untuk tetap berada di kantor, kecuali kalau memang ada urusan yang lebih penting. Seringnya sih ditemani Mbah Didik dan Mas Lanting. Namun ada beberapa kali kesempatan saya berada di kantor malam-malam tanpa kehadiran mereka. Nah beberapa hari jumat yang lalu saya… Read more Hantu

Jarak

Suatu waktu saya berpikir, tiap hari dengan jarak yang sama, saya melakukan perjalanan ulang-alik antara rumah dan kantor. Rutin dan teratur. Begitu terus setiap hari. Sampean tahu apa yang menyelip di balik sesuatu yang rutin? Kurangnya penghayatan. Perjalanan, bisa terasa lebih panjang atau lebih pendek meskipun jika diukur jaraknya dalam satuan metrik akan sama saja.… Read more Jarak

Hijrah

Tadi pagi Mr. No, juragan saya di kantor bertanya kepada para pegawainya. Pertanyaannya sederhana saja sebenarnya, jawabannya yang susah. Pertanyaan yang yang sebenarnya jawabannya tentu berbeda-beda tergantung penjawabnya. Pokoknya pertanyaan yang sebaiknya ndak usah dijawab, nunggu dari si penanya melemparkan alternatif jawaban untuk kemudian ngangguk-angguk tanda setuju. “Sebenarnya apa sih makna hidup itu?”

Kyai

Suatu siang, ketika memasuki wilayah pusat kota Banjarnegara, Bahri, jongos serba bisa yang kali itu diaulat menjadi chauffeur buat saya dan Mas Lanting, berujar: “Mas, sekarang kyai-kyai itu banyak yang sugih lho.. Rumahnya besar-besar… Uangnya milyaran!”, sambil terus memegang setir dan menatap jalan di depan dengan muka diserius-seriuskan.