Hidup Yang Hari Ini Bayar, Besok Gratis

Asal kamu ketahui, Adik punya banyak kawan yang sayang dan peduli denganmu. Bagi mereka, Adik itu pengejawantahan tentang bahwa kehidupan adalah rentetan tawa kebahagiaan. Mereka ingin berkawan denganmu dan bahkan ingin menjadi dirimu. Bahwa menurutmu hidup itu layaknya sinetron komedi stripping, lengkap dengan trek tawa yang direkam sebelumnya. Makanya mereka kaget, ketika tahu bahwa tubuhmu… Read more Hidup Yang Hari Ini Bayar, Besok Gratis

Bahagia

Suatu sore, saya ingat bertanya pada mbah kakung saya dari bapak. Saya masih SMP waktu itu. Kakek saya hidup sebatang kara bersama satu cucu laki-lakinya yang ditinggal Ibu kandungnya merantau mencari uang. Usianya simbah kala itu sudah 80-an, namun masih tegap berdiri dan mampu ngambil uang pensiunan dengan berjalan kaki setiap bulannya. Simbah saya itu… Read more Bahagia

Ego

Pernahkah anda mendapat nasehat agar menenangkan diri untuk lalu mendengarkan isi hati? Agar kita bisa mengambil keputusan tak tergesa dan tak egois. Jika kembali ditengok, sebenarnya apa sih makhluk bernama ego yang sangat sering disalahkan atas segala sesuatu yang tergesa dan keliru? Berapa dari kita pernah dianggap keliru lalu: “Kamu sih terlalu mengikuti ego mu!”.… Read more Ego

Rasa

Saya itu orang yang tidak lucu, tidak lahir dengan bakat untuk melucu. Sehingga harus belajar dan berusaha keras untuk sekadar melucu. Makin berat ketika tersadar bahwa kadar kelucuan itu berbeda-beda bagi masing-masing orang. Apa yang menurut saya lucu, bisa jadi tidak bagi yang lain. Begitu pula sebaliknya. Siapakah yang dapat menjelaskan dengan memuaskan apa yang… Read more Rasa

Hijrah

Tadi pagi Mr. No, juragan saya di kantor bertanya kepada para pegawainya. Pertanyaannya sederhana saja sebenarnya, jawabannya yang susah. Pertanyaan yang yang sebenarnya jawabannya tentu berbeda-beda tergantung penjawabnya. Pokoknya pertanyaan yang sebaiknya ndak usah dijawab, nunggu dari si penanya melemparkan alternatif jawaban untuk kemudian ngangguk-angguk tanda setuju. “Sebenarnya apa sih makna hidup itu?”